Sepuluh tahun kemudian melarikan diri dari Suriah: “Kami menangis sampai ke Yordania”

Sudah sepuluh tahun sejak kamp pengungsi Zaatari dibuka di Yordania, menyediakan rumah yang aman bagi orang-orang yang melarikan diri dari perang di Suriah.

Maha Mansour tiba pada tahun 2012 bersama ketiga anaknya: Hadeel, Linda dan Mohammed.

Maha menggambarkan rasa sakit meninggalkan kampung halamannya di Mhajja dan mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga dan teman-teman.

“Kami menangis sepanjang perjalanan ke Yordania,” katanya.

Keluarga itu awalnya tinggal di tenda di kamp, ​​​​tetapi sekarang memiliki rumah permanen dengan dapur dan kamar mandi.

Mohammed, 13, berkata: “Ketika ibu saya meminta saya untuk kembali ke Suriah, saya menolak karena ini adalah tanah air saya.”

  • Kisah Saksi: Kisah-kisah zaman kita diceritakan oleh orang-orang yang ada di sana.

Leave a Comment